Marsiajar marhata Batak / Belajar Bahasa Batak,Adat,Tutur supaya tidak hilang terutama bagi anak perantauan Dan ikut melestarikan budaya Batak sebagai bagian budaya Nasional dengan menulis Torsa Torsa,Cerpen,Puisi, Turi Turian, Andung, dalam Bahasa Batak ***Kami lahir dan besar di pulau Jawa, belajar Bahasa Batak dari mulut ke mulut di rumah, arisan dan ikut kumpulan atau group Batak di media sosial dan terutama menggali budaya dengan membaca Pustaha berbahasa Batak***
Jumat, 06 Oktober 2017
Mengurangi barang hilang di Toko / Gudang
Bagaimana mengontrol stok barang, jika bisnis Anda adalah bisnis waralaba Consumer Goods seperti Supermarket dan Hipermarket yang menjamur tumbuh saat ini :
1. Stok barang yang paling gampang untuk hilang / sensitif items
Anda harus bisa menggolongkan barang-barang apa saja yang menurut Anda sangat mudah untuk hilang. Dan Anda harus pastikan bahwa barang-barang itu memang benar-benar bisa mengalami kehilangan, biasanya barang-barang yang mudah hilang adalah barang yang kecil atau mudah udah untuk disembunyikan. Dan barang-barang itu biasanya adalah barang-barang yang jauh dari pengawasan mata penjaga toko atau cctv. Anda harus bisa menggolongkan semua barang-barang itu dengan benar agar tidak terjadi discrepancy dengan barang yang lain.
2. Stok barang yang mahal / high value items
Barang yang mahal adalah barang yang bisa dipastikan untuk mudah hilang, apalagi jika barang itu dalam ukuran yang kecil Anda harus bisa berjaga-jaga agar barang itu tidak mengalami kehilangan. Karena barang yang mahal adalah faktor yang menentukan kelansungan usaha Anda, jika memang sudah terjadi kehilangan Anda harus bisa mengatasinya, dengan mengontrol stok barang-barang tersebut setiap harinya.
3. Stok barang laku / fast moving
Mengontrol stok barang yang laku terjual harus bisa dilakukan setiap harinya, karena itu adalah cara yang bisa dijadikan pembeda jika ada barang yang hilang atau tidak tercatat. Anda harus bisa melakukan stock opname / cycle count setiap harinya yaitu menyamakan perhitungan dari catatan barang terjual dengan barang yang ada di toko. Ini adalah cara yang paling jitu karena Anda akan bisa tahu apakah ada barang yang hilang atau tidak, saat Anda sudah melakukan stock opname. Biasanya barang stock opname dilakukan sebulan sekali. Yaitu pada saat barang baru masuk ke dalam toko.
4. Stok barang yang dengan sistem acak, dan selalu diganti-ganti/ promotion
Suatu produk yang selalu berganti-ganti atau mengalami sistem acak itu harus Anda masukan ke dalam stok, pergantian ini biasanya dari segi harga atau bentuk barang itu sendiri. Biasanya barang-barang ini adalah barang yang masuk dalam promo mereknya. Contohnya : Jika pada bulan ini harga susu senilai Rp 200.000, dan ternyata pada bulan selanjutnya sedang ada promo yaitu barang seharga Rp 150.000 tapi bulan selanjutnya harga barang berubah lagi ke bulan sebelumnya. Ini merupakan yang sangat membingungkan jika tidak ada pencatatan stok yang benar. Karena jika salah pencatatan saja itu bukan hanya merugikan Anda tapi juga para konsumen Anda.
5. Stok barang yang bersifat barang restan / aging
Stok barang yang bersifat barang restan, adalah barang yang sudah tidak laku dan tidak didisplay, dan barang paling gampang dicuri. Anda harus benar-benar mengontrol stok barang yang rentan dengan teliti karena itu akan menghindari Anda mengalami kerugian akibat barang hilang atau tidak tercatat.
Namun barang paling laku dan mahal adalah barang yang paling sering hilang, kemudian yang secara acak dan yang restand pun sering hilang. Bila ada barang yang hilang ditanggung sebesar 0,15% dari omzet. Kalau terus hilang lebih dari itu berarti menjadi tanggung jawab pribadi, misalnya potong bonus atau potong gaji.
Berdasarkan pengalaman di Logistics Ritel statistiknya ternyata karyawan yang sudah 5 tahun keatas kemungkinan mencuri 300% lebih banyak dari pada karyawan baru. Yang lebih mengagetkan lagi dia mencuri bisa mencapai 500% dibanding yang karyawan baru. Karena pencurian yang paling banyak adalah pencurian dari internal.
Mulailah mengatur flow distribusi barang Anda untuk menurunkan resiko breakage dan shrinkage yang lebih besar
terjemahan bebas medio2015 saat di warehouse
Bekerja di Multinasional Company serta usaha mandiri dan ikut-ikutan melestarikan bahasa daerah yaitu Batak sebagai penutur dan menulis sebait dua bait puisi dalam bahasa Batak
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar